SEMINAR

PWMJATENG.COM, KABUPATEN MAGELANG – Kebijakan terkait pengelolaan lingkungan hidup perlu terus diupayakan menuju terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan yang memiliki orientasi dalam jangka panjang untuk masa depan generasi mendatang.

Dalam hadist yang diriwayatkan Abu Dawud dijelaskan bahwa ada beberapa amalan manusia yang tidak akan putus walaupun telah meninggal. Salah satu amalan tersebut sodaqoh jariyah, yakni amalan yang pahalanya akan terus ada sampai hari kiamat. Melestarikan lingkungan adalah bagian dari amalan jariyah karena manfaatnya bisa dirasakan secara terus menerus.

Demikian disampaikan Dr. Budiyono dari Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah melalui makalahnya yang berjudul Aspek Religius Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, Rabu (22/2/2017). “Contoh sederhananya adalah ketika orang menanam pohon, maka akan ada manfaat dalam jangka panjang dalam bentuk kontribusi bagi ketersediaan oksigen dan ruang terbuka hijau bagi keberlangsungan kehidupan,” katanya.

Dalam seminar yang diselenggarakan oleh MLH Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Magelang tersebut, Budiyono menegaskan bahwa melestarikan lingkungan adalah salah satu wujud nyata dari implementasi nilai-nilai ketaqwaan.

Program-program yang akan dilaksanakan MLH antara lain mengintensifkan sosialisasi perilaku ramah lingkungan dalam berbagai model aksi penyelamatan lingjkungan, mengembangkan pendidikan lingkungan hidup guna membangun kesadaran ramah lingkungan dan meningkatkan kapasitas sember daya manusia dan jaringan muhammadiyah dalam gerakan pendampingan serta advokasi penyelamatan lingkungan. Kemudian juga melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta serta komunitas masyarakat yang lain dalam penyelamatan lingkungan dan pembangungan berkelanjutan.

Pembicara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang Tri Agung Sucahyono menjelaskan bahwa program – program terkait lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh pemerintah antara lain pengeloaan sampah, pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, perlindungan dan konservasi Sumber Daya Alam (SDA). Kemudian pengendalian polusi, pengelolaan ruang terbuka hijau serta peningkatan kualitas dan akses infomasi SDA dan lingkungan hidup. “Program – program tersebut sangat membutuhkan partisipasi semua pihak. Pemerintah, swasta serta seluruh masyarakat perlu terlibat dalam rangka keberhasilan program-program tersebut” tambahnya.

Seminar tersebut dihadiri oleh Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang H. Jumari, , Ketua MLH PD Muhammadiyah Ir. Mudiyono, MLH Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah, Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan juga Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Se- Kabupaten Magelang. (Handy / MPI PDM Kabupaten Magelang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *